Asuransi Tradisional: Term Life & Whole Life

Yuk, kita mulai lebih mengenal tentang asuransi, sebagai salah satu hal yang penting didalam rencana keuangan. So, apakah asuransi itu, Asuransi adalah salah satu teknik pemindahan resiko dalam manajemen resiko.

Nah salah satu asuransi yang paling penting adalah asuransi jiwa, karena tujuan dari asuransi jiwa adalah menyediakan proteksi terhadap resiko kerugian ekonomi yg disebabkan kematian dini. Terdapat macam-macam asuransi jiwa di masyarakat, secara global asuransi jiwa dibedakan menjadi asuransi tradisional dan unit link . Asuransi tradisional sendiri dibedakan menjadi TERM LIFE dan WHOLE LIFE. Nah kali ini kita bahas tentang term life dulu ya

TERM LIFE INSURANCE

Asuransi term life atau asuransi berjangka dirancang untuk memberikan perlindungan asuransi untuk jangka waktu tertentu, contohnya 1,5,10,20 tahun. Sesuai namanya, perlindungan asuransi ini hanya berlaku selama jangka waktu tertentu, yang artinya bila nasabah meninggal dunia setelah masa perlindungan selesai, maka nasabah tidak akan mendapatkan apa-apa, tetapi bila nasabah meninggal selama masa perlindungan, maka nasabah akan mendapatkan uang pertanggungan.

Karena berdasarkan jangka waktu, maka premi term life merupakan premi yang paling murah bila dibandingkan jenis asuransi lainnya.

So, kapan seseorang butuh term life, berdasarkan buku yang sedang saya baca saat ini which is modul untuk ujian CFP. Seseorang butuh asuransi term life bila :

  1. Kebutuhan proteksi bersifat sementara, misalnya kebutuhan akan hilang pada saat melunasi pinjaman rumah
  1. Nasabah membutuhkan perlindungan asuransi yang besar, tetapi dana yang tersedia terbatas, atau nasabah menginginkan proteksi maksimum dengan premi yang minimum.

WHOLE LIFE INSURANCE

Asuransi whole life dirancang untuk memberikan proteksi seumur hidup, dengan syarat nasabah tetap menjaga polisnya tetap aktif dengan terus membayar premi. Manfaat polis asuransi whole life dibayarkan sekaligus ketika nasabah meninggal.

Selain memberikan perlindungan asuransi jiwa, asuransi whole life juga memilik elemen tabungan, atau ada nilai tunai ketika nasabah hidup setelah masa perlindungan selesai (biasanya masa perlindungan habis ketika nasabah berusia 99 tahun).

So,  kapan seseorang butuh whole life, berikut adalah beberapa yang butuh whole life insurance

  1. Ketika kebutuhan proteksi penghasilan menjadi hal yang bersifat tetap spt dana untuk memenuhi pengeluaran biaya akhir seseorang (msl. Biaya penguburan, biaya pengobatan, dst)
  2. Ketika seseorang berharap mempunyai proteksi jiwa dan pada saat bersamaan juga ingin mengakumulasi dana tabungan yang dapat digunakan untuk memenuhi keadaan darurat keuangan jika hal ini timbul.

Ingin tahu asuransi yang tepat untuk kamu, yuk ngobrol2 soal asuransi ……langsung aja yah ke tkp untuk lebih jelasnya di http://www.PlanYourFinancial.com ditunggu……

About Luky_Handayani
enjoying life to the fullest ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: