Menghitung Rasio Keuangan Keluarga

rasio keuangan pic  Beberapa bulan yang lalu kita sudah pernah membahas tentang rasio keuangan perusahaan yang berguna untuk melakukan analisa fundamental didalam menganalisis saham. Nah untuk kali ini kita akan membahas rasio keuangan khusus untuk keluarga.

Rasio keuangan ini akan sangat berguna untuk mengetahui posisi keuangan keluarga, pada saat ini apakah cukup sehat/ gag, sehingga dengan mengetahui sehat/gag nya keuangan kita, kita dapat mengetahui apa yang menyebabkannya dan bagaimana mengatasinya

Sama seperti menghitung rasio untuk perusahaan yang memerlukan neraca dan laporan laba rugi, demikian juga menghitung rasio keuangan keluarga ini diperlukan juga neraca dan laporan laba rugi pribadi. berikut adalah cara menghitung rasio keuangan keluarga.

1.      Rasio likuiditas

Rasio ini menunjukkan berapa lama seseorang bisa memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa mendapatkan penghasilan rutin, atau bisa juga dibilang bagaimana aset yang kita miliki bisa berubah dengan cepat kedalam bentuk kas. Berapa bulan harusnya rasio likuiditas, sangatlah tergantung dari kebutuhan dana darurat individu tersebut. Rumus dari rasio likuiditas adalah

Rasio likuiditas =    Total aset lancar /Total Pengeluran

2.      Rasio aset lancar  terhadap kekayaan bersih

Rasio ini menunjukkan seberapa mudah harta yang dimiliki bisa segera diuangkan. Standar yang baik untuk rasio ini adalah sebesar 15%. Rumusnya adalah

Rasio aset lancar = Aset lancar / Total kekayaan bersih

3. Rasio tabungan

Rasio ini menunjukkan kemampuan dalam menabung/berinvestasi. Standar yang baik untuk rasio ini adalah sebesar 10%. Semakin besar rasio ini akan semakin baik, artinya orang tersebut banyak menabung untuk mencapai tujuan-tujuan keuangannya.

Rasio Tabungan = Tabungan / Pendapatan kotor

4. Rasio hutang terhadap aset

Rasio ini menunjukkan kemampuan seorang dalam membayar hutang-hutangnya. Standar maksimal untuk rasio ini adalah sebesar 50%, diatas angka ini akan sangat berbahaya bagi individu dalam pembayaran hutang.

Rasio Hutang terhadap aset = Total hutang/ Total aset

5. Rasio kemampuan membayar hutang (debt service ratio)

Rasio ini menunjukkan kemampuan dalam membayar hutang-hutangnya setiap bulan. Standar maksimal untuk rasio ini adalah sebesr 30%

Rasio membayar hutang = Total cicilan hutang/ Penghasilan bulanan

6. Rasio perbandingan nilai bersih aset investasi terhadap kekayaan bersih

Rasio ini menunjukkan bagaimana seorang mampu melipatgandakan kekayaannya. Rumusnya adalah sebagai berikut

      Total aset investasi/ Nilai bersih kekayaan

So, bagaimana dengan kondisi keuangan kamu setelah menghitung berdasarkan rumus-rumus diatas, sudah cukup sehatkah ?

About these ads

About Luky_Handayani
I am a financial planner @PlanURFinancial, owner of @ButikCoklat, stock trading/ investor Trying to be a better version of me ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: